Smart Television – IKA RANI RIEVALIN 153090283

Image

 

Definisi

Perangkat Smart TV adalah salah satu televisi dengan kemampuan internet yang terintegrasi dan menawarkan kemampuan komputasi yang lebih canggih dan konektivitas dari satu set televisi kontemporer dasar. TV cerdas dapat dianggap sebagai alat informasi atau sistem komputer dari komputer genggam terintegrasi dalam unit pesawat televisi, dengan demikian TV Pintar sering memungkinkan pengguna untuk menginstal dan menjalankan aplikasi yang lebih maju berdasarkan platform tertentu.  Smart TV menjalankan sistem operasi yang lengkap dan provider  operasi ponsel menyediakan platform untuk pengembang aplikasi.

Smart TV Platform harus memiliki SDK publik (Software Development Kit) dan / atau NDK (Development Kit Native) untuk aplikasi sehingga pengembang pihak ketiga dapat mengembangkan aplikasinya dan juga app store sehingga pada akhirnya pengguna dapat menginstal dan menghapus aplikasi sendiri, seperti pada smartphone. SDK publik harus memungkinkan perusahaan pihak ketiga dan pengembang aplikasi interaktif untuk “menulis” aplikasi sekali dan melihatnya berjalan dengan baik pada perangkat yang mendukung platform Smart TV dengan merek apapun.

 

Fungsi utama ” Smart TV “

  • Untuk mentransfer konten dari komputer lain seperti foto, film dan musik baik menggunakan program pelayanan DLNA seperti Windows Media Player pada PC atau NAS, atau melalui iTunes.
  •  Untuk menyediakan akses ke layanan berbasis internet termasuk saluran TV siaran tradisional, catch-up layanan, video-on-demand, EPG, iklan, interaktif, suara, permainan, jejaring sosial, dan aplikasi multimedia lainnya.

 

Manfaat

Perangkat Smart TV memungkinkan konsumen untuk melihat semua layanan canggih di TV layar datar mereka melalui satu perangkat. Selain lebih luas konten dari penyedia CTM, Smart TV juga melengkapi konsumen dengan akses ke konten yang dibuat pengguna baik disimpan pada eksternal hard drive, atau cloud storage, dan berbagai layanan interaktif canggih dan aplikasi Internet, seperti YouTube.

Smart TV set-top box semakin lumrah di antara operator TV berbayar, karena mereka melihat untuk memenuhi tren konsumsi media dengan konten video yang lebih banyak, interaktivitas terdepan dan aplikasi internet, seperti jejaring sosial.
Smart TV juga memfasilitasi jumlah konten tradisional dengan menggabungkan informasi dari internet dengan konten dari Penyedia Layanan seperti BuddyTV dan menawarkan pengguna Thuuz untuk melacak dan menerima pemberitahuan mengenai acara favorit dan permainan olahraga favorit pemirsa, serta Smart TV memiliki kemampuan untuk mengubah saluran dan melihat secara langsung.

 

Sistem operasi

Ada berbagai sistem operasi mobile yang tersedia saat ini, dan sementara sebagian menargetkan smartphone, nettop atau komputer tablet, ada juga yang berjalan di TV Smart atau bahkan dirancang khusus untuk penggunaan Smart TV dan mirip dengan EPGs. Sistem operasi TV Smart pada awalnya berbasis Linux, Android, dan lain platform open source perangkat lunak.

 

Daftar berikut mrupakan platform TV Smart yang terkenal / perangkat lunak aplikasi yang digunakan sebagai kerangka kerja perangkat lunak dan middleware oleh lebih dari satu pabrik:

  • LG NetCast, “SMART TV” branded NetCast Entertainment Access devices by LG Electronics
  • Panasonic Viera Cast, new platform is Viera Connect
  • Philips NetTV, based on the Open IPTV Forum standards.
  • Samsung Smart TV
  • Sharp Aquos Net+
  • Sony Internet TV
  • Toshiba Places    
  • Roku
  • PlayStation 3 (Sony), sementara mengutamakan game yang menghibur, namun  ia memiliki banyak fitur khas Smart TV
  • Xbox 360 (by Microsoft)

 
Kontroversi
Ada beberapa kontroversi seputar konsep Smart TV dan media internet on-demand streaming secara umum, khususnya di Amerika Serikat  penyedia kabel serta penyedia konten lambat melakukan pemanasan pada platform Smart TV dan perangkatnya. Dan beberapa jaringan siaran bahkan telah dituduh menggunakan sindikasi siaran terhadap platform Smart TV.

 

sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Smart_TV

DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP MANUSIA

Perkembangan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi pada saat ini telah membawa manfaat yang sangat penting bagi kemajuan kehidupan manusia. Berbagai macam kegiatan manusia yang sebelumnya dikerjakan oleh mereka, kini digantikan oleh perangkat mesin otomatis. Kedudukan manusia juga seolah-olah tergeser dengan adanya sistem komputer yang semakin canggih yang dapat menggeser kemamampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktifitas yang dilakukan manusia. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sudah benar-benar dapat dirasakan manfaatnya dalam kehidupan manusia, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa perkembangan teknologi informasi memberikan kesejahteraan terhadap kehidupan manusia. Namun disamping itu, ada pula dampak negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tersebut.

Menurut Iskandar Alisyahbana (1980) Teknologi telah dikenal manusia sejak jutaan tahun yang lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera. Jadi sejak awal peradaban sebenarnya telah ada teknologi, meskipun istilah “teknologi belum digunakan. Istilah “teknologi” berasal dari “techne “ atau cara dan “logos” atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan otak manusia.

Sedangkan menurut Jaques Ellul (1967: 1967 xxv) memberi arti teknologi sebagai” keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap bidang kegiatan manusia”. Pengertian teknologi secara umum adalah:

a.       proses yang meningkatkan nilai tambah

b.      produk yang digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja

c.       Struktur atau sistem di mana proses dan produk itu dikembamngkan dan digunakan

d.      Sedangkan dampak adalah suatu akibat yang ditimbulkan oleh sesuatu . Jadi dampak

teknologi adalah akibat yang ditimbulkan oleh suatu teknologi, bisa akibat baik bisa juga akibat buruk dalam kehidupan manusia.

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif. Karena itu pada makalah ini kami membuat dampak-dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia.

Pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada, bahkan banyak orang memuja teknologi informasi sebagai media yang akan membebaskan mereka dari segala permasalahan yang muncul di dunia ini. Teknologi informasi diyakini akan memberi umat manusia kesenangan, kebahagiaan dan kesejahteraan. Sumbangan teknologi informasi terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri lagi, namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa teknologi informasi mendatangkan banyak masalah dan berbagai bentuk penyimpangan-penyimpangan bagi manusia. Kalaupun teknologi informasi mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti teknologi informasi sama dengan kebenaran. Sebab teknologi informasi hanya mampu menampilkan kenyataan.

Tentu saja teknologi informasi tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena itu teknologi informasi tidak pernah bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan. Dampak positif dan dampak negative dari perkembanganteknologi dilihat dari berbagai bidang:

1. Bidang Informasi dan komunikasi

Dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan dapat kita rasakan dampak positipnya antara lain:

  • Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet.
  • Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone.
  • Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain

Disamping keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain:

  • Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas).
  • Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu.
  • Kerahasiaan alat tes semakin terancam Melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet.
  • Kecemasan teknologi, Selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer. Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi.
  • Rusaknya modem internet karena disambar petir.

2. Bidang Ekonomi dan Industri

Dalam bidang ekonomi teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi dapat kita rasakan manfaat positifnya antara lain:

  • Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.
  • Terjadinya industrialisasi. Produktifitas dunia industri semakin meningkat
    Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.
  • Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
  • Di bidang kedokteran dan kemajauan ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi

Meskipun demikian ada pula dampak negatifnya antara lain :

  • Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan.
  • Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.

3. Bidang Sosial dan Budaya

Akibat kemajuan teknologi bisa kita lihat :

  • Perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol. Data yang tertulis dalam buku Megatrend for Women:From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya.
  • Meningkatnya rasa percaya diri Kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia. Tekanan, kompetisi yang tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras

Meskipun demikian kemajuan teknologi akan berpengaruh negatip pada aspek budaya:

  • Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.
  • Kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama, kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret, pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.
  • Pola interaksi antar manusia yang berubah. Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.

4. Bidang Pendidikan

Teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam bidang pendidikan antara lain :

  • Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan. Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.
  • Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka. Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.

Disamping itu juga muncul dampak negatif dalam proses pendidikan antara lain :

  • Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dari permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.
  • Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi yang berpengetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tingi maka orang akan berusaha menerobos sistem perbangkan dan lain-lain.

5. Bidang politik

Timbulnya kelas menengah baru Pertumbuhan teknologi dan ekonomi di kawasan ini akan mendorong munculnya kelas menengah baru. Kemampuan, keterampilan serta gaya hidup mereka sudah tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di negara-negera Barat. Dapat diramalkan, kelas menengah baru ini akan menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih besar. Proses regenerasi kepemimpinan. Sudah barang tentu peralihan generasi kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan semakin kental. Di bidang politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme. Kemajuan di bidang teknologi komunikasi telah menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. Kesadaran itu akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan kekuatan ekonomi baru.

 

sumber: 

http://brigetteshinta.wordpress.com/2011/03/30/46/

 

Arief Raharjo                 153090124

Ika Rani Rievalin             153090283

Henrika Pilar Coleta      153090321

Ayu Dessy Wulansari      153090339

Media Sosial dan Fungsinya

Media adalah media untuk interaksi sosial, dengan menggunakan teknik komunikasi yang sangat mudah dan scalable. Media sosial adalah penggunaan teknologi berbasis web dan mobile untuk mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif. Andreas Kaplan sosial dan Michael Haenlein juga mendefinisikan media sosial sebagai “kelompok aplikasi berbasis Internet yang dibangun di atas fondasi ideologi dan teknologi Web 2.0, yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran konten yang dibuat pengguna”.

Dengan semakin berkembangnya zaman, teknologi juga semakin canggih dan manusia semakin butuh inovasi baru. Beberapa macam sosial media yang banyak dipakai diantaranya:

1. Friendster Friendster menjadi sosial interaksi media pertama yang booming di dunia maya. Friendster menjadi daya tarik banyak orang karena memudahkan orang untuk berkomunikasi antara satu dan lainnya, terutama untuk orang yang tinggal pada jarak jauh. Selain itu aplikasi status menjadi daya tarik orang – orang, karena kita dapat mengetahui aktivitas orang tersebut.

 

 

 

 

 

2. Facebook Sejak awal kemunculan Facebook sudah mengalahkan kemunculan Friendster. Beberapa aplikasi pada Facebook yang tidak ada pada Friendster menjadi daya tarik Facebook.

 

 

 

 

3. Twitter Sekarang, sosial media Twitter menjadi salah satu sosial media yang paling banyak digunakan. Aplikasi yang simpel hanya dengan mengupdate status menjadi daya tarik para penggunanya.

4. Blog Blog merupakan sosial media yang lebih bersifat ke arah pribadi. Seseorang dapat menuliskan atau mencurahkan isi hatinya ke dalam blog.

5. MySpace Sosial media ini lebih sering dipakai oleh para musisi untuk mempromosikan musik mereka, terutama untuk para musisi indie.

6. Youtube Tidak beda jauh dengan MySpace, Youtube yang khusus untuk menamplikan video, menjadi sosial media untuk mempromosikan video klip baru para musisi atau mempromosikan film – film baru

Media sosial menjadi bagian yang sangat diperlukan dari bauran pemasaran bagi banyak perusahaan dan merupakan salah satu cara terbaik untuk menjangkau pelanggan dank lien. Media sosial platform, seperti blog, facebook, twitter, dan youtube memiliki sejumlah manfaat bagi perusahaan dan lebih cepat dari media konvensional seperti media cetak dan iklan tv, brosur, dan selebaran. Selain itu media sosial sekarang menjadi bagian integral untuk mendapatkan lalu lintas pengunjung selain dari mesin pencari dengan memberikan tautan kepada situs kita.

Media sosial merupakan alat promosi bisnis yang efektif karena dapat diakses oleh siapa saja, sehingga jaringan promosi bisa lebih luas. Selain itu, media sosial memiliki kelebihan dibandingkan dengan media konvensional, antara lain :

– Kesederhanaan Dalam sebuah produksi media konvensional dibutuhkan ketrampilan tingkat tinggi dan keterampilan marketing yang mumpuni. Sebagai perbandingan, media sosial sangat mudah digunakan, bahkan untuk orang tanpa dasar TI pun dapat mengaksesnya, yang dibutuhkan hanyalah komputer dan koneksi internet atau dapat dengan smartphone.

– Jangkauan Global Media tradisional dapat menjangkau secara global tetapi tentu saja dengan biaya yang sangat mahal dan memakan waktu. Melalui media sosial, bisnis dapat mengkomunikasikan informasi dalam sekejap, terlepas dari lokasi geografis. Media sosial juga memungkinkan untuk menyesuaikan konten anda untuk setiap segmen pasar dan memberikan kesempatan bisnis untuk mengirimkan pesan ke lebih banyak pengguna. Rendahnya biaya dalam penggunaan media sosial membuatnya sangat berguna untuk bisnis kecil yang sering terhambat5 masalah biaya yang mahal jika berpromosi dengan media tradisional.

– Membangun hubungan Sosial media menawarkan kesempatan tak tertandingi untuk berinteraksi dengan pelanggan dan membangun hubungan, sebagian besar karena real time alami mereka, interaktif. Perusahaan mendapatkan umpan balik secara langsung, ide pengujian dan mengelola layanan pelanggan dengan cepatr dan media tradisional tidak dapat melakukan hal itu. Media tradisional hanya memungkinkan untuk melakukan komunikasi satu arah. Tetapi facebook, twitter, dan sejenisnya memberikan pelanggan kesempatan untuk memilih jenis dan frekuensi untuk menerima dan mengirim pesan.

– Fleksibilitas Adaptasi media sosial membuat manajemen konten umumnya lebih fleksibel. Informasi dapat diperbarui, diubah, ditambah, dan dibahas dalam cara yang sama sekali tidak diketahui dalam penggunaan iklan cetak, sebuah artikel Koran atau majalah. Terlebih lagi, informasi dapat dipublikasikan dalam hitungan detik, sehingga memungkinkan bagi perusahaan untuk memastikan bahwa konten selalu up to date. – Terukur Dengan sistem tracking yang mudahh, pengiriman pesan dapat terukur, sehingga langsung dapt mengetahui efektivitas promosi. Tidak demikian dengan media konvensional yang membutuhkan waktu lama.

FUNGSI MEDIA SOSIAL

– Administrasi Pengorganisasian profil karyawan perusahaan dalam jaringan sosial yang relevan dan relative di mana posisi pasar ada sekarang. Pembentukan pelatihan kebijakan media sosial, dan pendidikan untuk semua karyawan pada penggunaan media sosial. Pembentukan sebuah blog organisasi dan integrasi konten dalam masyarakat yang relevan. Riset pasar untuk menemukan di mana pasar anda (karyawan, pembeli, dan pemasok)

– Mendengarkan dan belajar Pembuatan sistem pemantauan untuk “mendengarkan” apa yang pasar anda inginkan, apa yang relevan dengan mereka

– Berpikir dan perencanaan Berdasarkan apa yang dipelajari pada langkah satu dan dua apa yang akan organisasi anda lakukan untuk menciptakan diferensiasi pasar, hhubungan, relative dan konten yang relevan dan apa teknologi sosial tertentu yang akan digunakan untuk melibatkan pasar anda dengan tepat. Bagaimana anda akan tetap di depan pasar dan bagaimana anda berkomunikasi ke pasar. Bagaimana teknologi sosial meningkatkan efisiensi operasional, hubungan pasar.

– Pengukuran Sekarang bahwa anda telah menyelesaikan langkah 1-3 dan memiliki pengetahuan dan data terkait yang relevan dengan pasar anda. Menetapkan langkah2 efektif sangat penting untuk mengukur apakah metode yang digunakan, isi dibuat dan alat yang anda gunakan efektif dalam meningkatkan posisi dan hubungan pasar anda.

 

Arief Raharjo                 153090124

Ika Rani Rievalin             153090283

Henrika Pilar Coleta      153090321

Ayu Dessy Wulansari      153090339

Penggunaan Facebook Sebagai Cara Mendapatkan Dukungan Sosial

Image

Sepuluh tahun atau mungkin lima tahun silam, belum terpikirkan bagaimana menggalang partisipasi masyarakat secara langsung dalam waktu singkat dan berhasil mempengaruhi suatu keputusan. Sampai kemudian ditahun 2006, media facebook sebuah situs jejaring sosial mulai mewabah di Indonesia, dan menjadi perhatian berbagai kalangan bukan hanya kaum muda, pelajar dan mahasiswa, namun juga sudah merambah pekerja kantoran termasuk PNS dan pegawai pemda. Didukung oleh perkembangan infrastruktur dan teknologi informasi komunikasi yang semakin baik, menjadikan akses masyarakat pada internet semakin mudah, dan membuat anggota facebook bertambah pesat khususnya di Indonesia.

Di era keterbukaan informasi, situs jejaring sosial menjadi media paling ampuh untuk membentuk opini publik. Karenanya, tak heran jika kemudian banyak orang “berjuang” demi kepentingan rakyat di dunia maya. Gelombang dukungan terhadap isu-isu masyarakat yang berkembang di dunia maya kini sedang menjamur. Mulai dikenal dan marak, sejak pemilihan Presiden Amerika Serikat 2008 lalu di Facebook, yang akhirnya menajdi salah satu faktor yang menghantar Barack Obama mencapai kursi kepresidenan. Dan semenjak itu, gerakan serupa mulai menggejala di mana-mana, termasuk menjamah negeri kita Indonesia.

Facebook dan Pemanfaatan Internet

Facebook adalah sebuah fenomena yang sudah tidak terhitung baru, namun pemanfaatannya pada penggalangan masa/publik – lah – yang baru, khususnya pada kasus-kasus yang berkenaan dengan rakyat banyak. Pemanfaatan facebook sebagai jejaring sosial tidak hanya digunakan pribadi yang ingin berhubungan dengan jejaringnya, namun juga digunakan banyak institusi yang memerlukan dekat dengan komunitasnya. Pemenuhan kebutuhannya pun beragam, dari sekedar menyapa komunitasnya, mengundang, konfirmasi kehadiran, marketing, hingga pada mencari narasumber atau ahli bidang tertentu.

Sementara itu jauh sebelum ini, website telah dipandang sebagai media informasi. Pemanfaatan website yang terbukti dan kemudian banyak diekspos dalam media sebagai bentuk penggalangan masa yang berhasil barangkali ketika Obama memenangkan pemilu di Amerika Serikat. Selebihnya, khususnya di ranah pemerintahan daerah pemanfaatan website baru sebatas pada media penyampaian informasi dan belum dijadikan sebagai media untuk melakukan interaksi langsung dengan masyarakat. Interaksi yang sudah dilakukan baru sebatas pada bentuk-bentuk komunikasi ringan seperti polling atau tanya jawab – dan itupun tidak berkelanjutan.

Apa yang terjadi di Indonesia saat ini, juga terjadi dibelahan dunia lain, misalnya di Inggris. Beberapa waktu lalu Tom Steinberg (Juni 2009) menulis sebuah artikel menarik yang berjudul What the Government Doesn’t Understand About The Internet, and What to Do About It; A View From England dalam mySociety.org.blog. Dalam artikelnya Steinberg mengatakan bahwa saat ini kebijakan pemerintah terkait dengan internet disimpulkan mencakup tiga bidang, yaitu:

1. Bagimana membuat masyarakat tertarik menggunakan internet (akses broadband, dan pengajaran bagi masyarakat yang belum memiliki keahlian atau minat menggunakan internet).
2. Melindungi masyarakat dari dampak buruk yang dapat terjadi dari penggunaan internet seperti terorisme, penganiayaan anak, penipuan, pencurian, atau pelanggaran hak intelektualitas.
3. Pembuatan situs berbagai jawatan dan lembaga.

Dukungan-Dukungan yang Muncul Melalui Facebook:

Image

Di Indonesia khususnya, facebook menjadi alat dan sarana yang efektif untuk menjaring opini publik. Hal ini merupakan suatu perkembangan yang menarik untuk kita simak seputar facebook dan dukungan didalamnya. Masih kita ingat kasus petinggi KPK, Bibit Samad Rianto dan Candra M. Hamzah yang sementara menghuni sel di Mako Brimob oleh Polri. Sejumlah pengguna facebook atau biasa yang kita kenal dengan sebutan facebooker, melihat adanya suatu kejanggalan dalam kasus ini atau antara “cicak vs buaya”, mereka pun menunjukkan beragam luapan reaksi. Para facebooker tersebut membuat sebuah gerakan yang dinamakan “Gerakan 1Juta Facebooker Dukung kasus Bibit-Candra”. Hanya dalam hitungan menit, angka satu juta pun hampir tercapai. Ketika gerakan tersebut sudah melebihi angka satu juta facebooker dan entah ada hubungannya atau tidak, Polri pun menangguhkan penahanan Bibit-Candra. Padahal belum tentu orang-orang yang mendukung gerakan tersebut mengerti atau paham dengan kasus tersebut. Kebanyakan dari mereka yang mendukung gerakan tersebut hanya ikut-ikutan semata atau hanya melengkapi tanpa tau duduk persoalannya itu seperti apa..?

Selain itu juga masih banyak dukungan-dukungan atas suatu kasus yang bisa menimbulkan opini publik yang beraneka macam bentuk dan rupanya melalui facebook. Setelah dukungan untuk Bibit-Candra muncul lagi gerakan serupa, dukungan buat Anggodo, Prita Mulyasari, dan yang terbaru dukungan kecam Komisi III DPR-RI serta dukungan untuk Susno Duaji salah satu petinggi Polri yang membongkar kebobrokan institusinya sendiri. Susno Duaji yang mati-matian membongkar kebobrokan institusi yang selama ini dia mengabdi akhirnya ditahan juga, karena dia diduga tersandung kasus suap PT. Salmah Arowana Lestari (SAL). Penahanan Susno dinilai penuh dengan kontroversi karena disaat dia sedang membongkar kebobrokan Polri, dia malah ditahan. Banyak sekali dukungan yang ditujukan untuk dirinya dari berbagai pihak, mulai dari para mantan petinggi Polri, politikus, dan tidak ketinggalan para facebooker.

Jika kita mengikuti perkembangan media, kita bisa menangkap adanya eksploitasi dukungan yang sebenarnya tidak mengubah keadaan Negeri ini kearah yang lebih baik. Tidak salah memang menggunakan facebook sebagai ajang penggalangan dukungan dan berupaya untuk menggiring opini public. Tapi apakah benar, dukungan melalui facebook yang berisikan protes itu merupakan ungkapan/luapan dari suara rakyat atau mungkin itu hanyalah ulah orang-orang atau pihak yang bersangkutan. Bisa dikatakan dalam hal ini adanya komunikasi politik. Jika dicermati, dukungan melalui facebook itu hanya dilakukan untuk masalah-masalah yang berkaitan dengan korupsi saja atau bersinggungan dengan kebijakan-kebijakan elit politik semata.

Jika dilihat dari masalah yang ada di Indonesia sendiri, tidak hanya masalah korupsi semata melainkan masalah yang lebih merata yaitu pendidikan, dan hal yang sering dianggap sepele oleh masyarakat atau orang-orang tertentu. Kenapa tidak dibuat gerakan penggalangan dukungan bagi hajat hidup orang banyak dan kepentingan rakyat yang seluas-luasnya. Mungkin buat para facebooker yang gemar membuat dukungan melalui facebook, coba deh kalian buat “Dukungan untuk Pendidikan Murah”, ”Dukungan Sembako Murah”, dan atau dukungan-dukungan yang lebih mengarah pada kepentingan rakyat yang seluas-luasnya. Setidaknya suara rakyat bisa sedikit dipublikasikan melalui facebook yang banyak digunakan oleh masyarakat pada umumnya dan mungkin dengan adanya dukungan untuk masalah yang lebih memasyarakat bisa menggugah hati nurani kita sebagai warga negara yang mempunyai rasa empati terhadap sesama.

Facebook di Indonesia sangat digemari, tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik facebook terhadap user. Hampir setiap tahunnya setelah facebook ini berdiri terdapat penambahan 200ribu account baru perharinya dan lebih dari 25juta user aktif menggunakan facebook setiap harinya. Dengan fasilitas yang ada pada facebook kita harus bisa menempatkan dan menerima fungsi dari fasilitas komunikasi yang sesuai dengan proporsinya masing-masing. Dalam mengguanakan fasilitas yang ada pada facebook kita juga dituntut untuk bisas berfikir tepat dan logis serta harus taat pada Undang-undang cyberlaw. Dengan adanya dukungan-dukungan tersebut tidak menutup kemungkinan tingkat kejahatan dan ketidaktaatan pada Undang-undang Cyber begitu tinggi. Mereka yang hanya ikut-ikutan saja tidak mengerti dengan kasus tersebut, hanya saja mereka ingin tetap eksis dan pura-pura ngerti dengan apa yang mereka dukung tersebut.

Fenomena itu bisa terjadi disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, karena situs jejaring sosial semacam Facebook memang memiliki penggemar yang jumlahnya tidak terbatas (selalu bertambah). Menurut CheckFacebook.com, situs yang bisa melacak jumlah anggota Facebook, jumlah anggota situs buatan Mark Zuckerberg itu di Indonesia mencapai 11,7 juta dari total keseluruhan 314 juta orang di dunia. Angka yang mengindikasikan jumlah terbesar di Asia hingga November 2009.

Kedua, kunci sukses gerakan sosial di Internet adalah sesuatu yang mengangkat isu kepentingan publik. Misalnya tentang pemberantasan korupsi, perubahan iklim, isu politik, atau pendidikan. Intinya, apa yang disampaikan di Facebook haruslah sesuatu yang menyangkut masalah publik. Menurut Sekretaris Jenderal Masyarakat Telekomunikasi Indonesia, Mas Wigrantoro, gerakan sosial di Internet bisa menjadi fenomena karena mendapat dukungan pemberitaan luas dari pihak media massa.

Melihat kasus-kasus ini dalam kaitannya dengan pelayanan publik dan partisipasi publik, bagi pemerintah daerah sesungguhnya hal ini dapat dilihat sebagai sebuah bentuk partisipasi yang semakin dekat, cepat atau lambat, akan terwujud pada banyak isu pelayanan publik. Tulisan ini mengingatkan kembali beberapa hal yang sebaiknya mulai diperhatikan pemerintah daerah terkait dengan perkembangan pemanfaatan internet saat ini khususnya terkait dengan keleluasaan masyarakat mengorganisir dirinya sendiri yang sebaiknya dilihat dari sisi positif atau peluang pemerintah menggalang partisipasi.

Partisipasi Langsung Makin Dekat

Saat ini di Indonesia, terdapat satu hal penting yang sebaiknya mendapat perhatian yang lebih tinggi dari pemerintah dan pemerintah daerah, yaitu bahwa partisipasi publik secara langsung semakin dekat. Partisipasi dalam bentuk dan tujuan apapun, apakah itu pada keikutsertaan dalam pemilihan umum, mengutarakan pendapat, mengkritisi suatu kebijakan, evaluasi pelaksanaan program, atau bahkan dalam menyusun perencanaan pembangunan. Mungkin hal ini masih sedikit dipandang sebelah mata, khususnya bagi daerah yang terpencil, namun setidaknya hal ini dapat dijadikan sebuah prediksi yang mendekati nyata dalam kurun waktu yang tidak lama.

Pemerintah memiliki dua kesempatan yang sama besar yaitu mengabaikan hal ini, dan tetap berbisnis dengan cara lama, atau menerima untuk kemudian beraksi ikut dalam tren yang sedang berkembang dalam koridor meningkatkan pelayanan publik. Pilihan pertama, berbisnis dengan cara lama, dengan dalih akses internet yang masih terbatas dan masyarakat yang belum melek internet, hanya akan mengkucilkan pemerintahannya dan masyarakatnya seperti katak dalam tempurung, dan imbasnya barangkali ketertinggalan dalam persaingan pembanguan dan pertumbuhan ekonomi. Pilihan yang kedua adalah pilihan yang banyak ditempuh beraga pihak. Akses internet terbatas dan masyaraat yang belum melek internet menjadi tantangan tersendiri. Akses internet yang terbatas, bukan menjadi alasan, karena jaringan komunikasi saat ini sudah merambah pada banyak daerah remote. Masyarakat yang belum melek internet, jadikan itu sebagai tantangan dan bukan masalah yang tidak terpecahkan, Justru disini peran aktif pemerintah membuka wawasan masyarakat menjadi penentu kemajuan.

Menjadi katak dalam tempurung atau berselancar dalam tren kemajuan yang sedang berlangsung adalah pilihan bebas, namun gelombang besar kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang berdampak global saat ini sedang datang dan sebaiknya kita bersiap menghadapinya.

  •  Nama :
  • Arief Raharjo (153090124)
  • Ika Rani Rievalin (153090283)
  • Henrika Pilar Coleta (153090321)
  • Ayu Dessy Wulansari (153090339)

sumber: http://nickyhaeriani.blog.com/%E2%80%9Dpendapat-tentang-penggunaan-facebook-sebagai-acara-untuk-mendapatkan-dukungan%E2%80%9D/

Fungsi Internet Sebagai Alat Komunikasi

Sesuai dengan perkembangan jaman yang modern, teknologi pun diciptakan semakin efektif dan efisien agar dapat lebih memudahkan manusia untuk berkomunikasi. Salah satu teknologi tersebut adalah internet. Internet kepanjangan dari Interconnected Network. Internet merupakan jaringan global yang menghubungkan komputer yang satu dengan lainnya di seluruh dunia. Dengan Internet, komputer dapat saling terhubung untuk berkomunikasi, berbagi dan memperoleh informasi. Dengan begitu maraknya informasi dan kegiatan di Internet, menjadikan Internet seakan-akan sebagai dunia tersendiri yang tanpa batas. Dunia didalam Internet disebut juga dengan dunia maya (cyberspace). Internet (dengan huruf “i” bukan kapital) sebenarnya adalah suatu sistem global jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar internet protokol (TCP/IP). Rangkaian internet yang terbesar disebut Internet (dengan huruf “i” kapital). Jadi internet adalah sebuah sistem dan Internet merupakan nama dari salah satu sistem terbesarnya.
Informasi dalam Internet umumnya disebarkan melalui suatu halaman website yang dibuat dengan format bahasa pemrograman HTML (Hypertext Markup Languange). Untuk dapat menampilkan halaman website diperlukan suatu perangkat lunak aplikasi yang disebut dengan browser. Mozilla Firefox, Opera, Google Chrome, Safari dan Internet Explorer merupakan contoh dari browser. Halaman utama suatu website disebut dengan homepage. Dari halaman utama dapat membuka berbagai macam informasi melalui tombol yang disebut dengan link. Link dapat menghubungkan kita dengan halaman atau website lainnya, sehingga informasi yang dapat diperoleh menjadi lebih banyak. Layanan berupa situs yang digunakan dalam memudahkan pencarian informasi disebut dengan Web Search Engine. Contoh dari web search engine adalah Google, Yahoo, dan Bing. Dengan web search engine cukup menuliskan kata kunci dari informasi yang akan kita cari, dan dalam hitungan detik informasi tersebut dapat ditemukan. Misalnya dalam mencari informasi tentang artis favorit, kita tinggal mengetik nama artis tersebut sebagai kata kunci di web search engine. Kemudahan-kemudahan yang ditawarkan oleh layanan Internet telah mengubah cara pandang dan hidup manusia. Berbagai bidang kehidupan bisa dilakukan secara elektronik.
Salah satu fasilitas internet yang dapat digunakan untuk berinteraksi satu orang dengan lainnya adalah Email. Email singkatan dari electronic-mail. Email atau surat elektronik merupakan sarana kirim mengirim surat melalui jalur jaringan komputer (dengan internet). Email atau surat elektronikumumnya biaya yang dikeluarkan adalah biaya untuk membayar sambungan internet. Tapi ada perkeculaian misalnya surat elektronik ke telepon genggam, kadang pembayarannya ditagih per pengiriman.

Sejarah Email
Surat elektronik sudah mulai dipakai di tahun 1960-an. Pada saat itu Internet belum terbentuk, yang ada hanyalah kumpulan ‘mainframe’ yang terbentuk sebagai jaringan. Mulai tahun 1980-an, surat elektronik sudah bisa dinikmati oleh khalayak umum. Sekarang ini banyak perusahaan pos di berbagai negara menurun penghasilannya disebabkan masyarakat sudah tidak memakai jasa pos lagi.
Anatomi Ratel, sebagai contoh:
emailsaya@surabaya.vibriel.net.id
Keterangan:
• emailsaya: nama kotak surat (mailbox) atau nama pengguna (username) yang ingin dituju dalam mailserver
• surabaya.vibriel.net.id: nama mailserver tempat pengguna yang dituju, rinciannya:
• surabaya: subdomain (milik pemegang nama domain), biasanya merujuk ke suatu komputer dalam lingkungan pemilik domain
• vibriel: nama domain, biasanya menunjukkan nama perusahaan atau organisasi atau perorangan (Vibriel)
• net: second level domain, menunjukkan bahwa domain ini termasuk kategori networking (net)
• id: top level domain, menunjukkan bahwa domain ini terdaftar di otoritas domain Indonesia (id)

Perbedaan email dengan surat biasa
Adapun perbedaan email (surat elektronik) dengan surat biasa adalah sebagai berikut :
– Email
1. Biaya hanya untuk koneksi internet.
2. Surat dalam bentuk file. Bisa berisi tulisan, gambar, foto dan video. Bila menginginkan dalam bentuk fisik perlu dicetak lebih dahulu
3. Waktu pengiriman sangat cepat. Saat sudah klik tanda “kirim”, maka sudah bisa dibaca oleh penerima.
– Surat biasa
1. Pengirim harus membayar per pengiriman surat dengan cara membeli prangko
2. Sudah dalam bentuk fisik berupa surat
3. Pengiriman paling cepat sehari dan bisa lebih

Fungsi Email
Semua yang ada hubungannya dengan internet (netter) pasti butuh email. Jadi fungsinya banyak sekali;
1. Kirim apapun lewat internet sarananya adalah email, yaitu surat, foto, gambar, ebook, video, dan lain sebagainya.
2. Aplikasi apapun menggunakan email untuk daftar, yaitu facebook, blog atau site, jadi anggota milis, dan lain sebagainya.
3. Kebutuhan-kebutuhan lainnya, yaitu kontak person, periklanan, bank, dan lain sebagainya.

Metode pengiriman Email
Untuk mengirim surat elektronik diperlukan suatu program mail-client. Surat elektronik yang dikirim akan melalui beberapa poin sebelum sampai di tujuan. Untuk lebih jelasnya lihat diagram dibawah. Contoh yang dipakai adalah layanan SMTP dan POP3.
Pengirim menulis surel → e-mail client (di komputer pengirim) → SMTP server penyedia e-mail pengirim → Internet → POP3 server penyedia e-mail penerima → e-mail client (di komputer sipenerima) → surat dibaca olehpenerima
Terlihat surat elektronik yang terkirim hanya melalui 5 poin (selain komputer pengirim dan penerima). Sebenarnya lebih dari itu sebab setelah surat elektronik meninggalkan POP3 Server maka itu akan melalui banyak server-server lainnya. Tidak tertutup kemungkinan surat elektronik yang kita kirim disadap orang lain. Maka dari itu bila surat elektronik yang kita kirim mengandung isi yang sensitif sebaiknya kita melakukan tindakan pencegahan, dengan mengacak (enkrip) data dalam surat elektronik tersebut (contohnya menggunakan PGP, sertifikat digital, dan lain-lain)

Cara membaca surat elektronik
Surat elektronik pada mulanya disimpan di dalam sebuah mailserver. Biasanya bila seseorang memakai koneksi ISP untuk sambungan ke internet, ia akan diberikan satu surat elektronik gratis. Surat elektronik yang diterima akan disimpan di server surat elektronik ISP.
Ada dua cara untuk mengakses surat elektronik:
Dengan cara menggunakan peramban web, seperti Mozilla Firefox. Metode ini disebut sebagai web-based, artinya kita menggunakan media web sebagai perantara ke kotak surat elektronik. Contoh: Yahoo! Mail dan Gmail. Untuk menggunakannya, pengguna haruslah dalam keadaan daring. Layanan surat elektronik berbasis web biasanya disediakan oleh penyelenggara layanan surel gratis.
Menggunakan program pengakses surat elektronik (e-mail client), seperti: Eudora Mail, Outlook Express, Windows Mail, Mozilla Thunderbird, Mutt. Dengan menggunakan program seperti ini, seseorang harus mengetahui konfigurasi yang bisa didapat dari ISP. Keuntungannya adalah dapat membaca surat elektronik tanpa perlu terhubung secara terus-menerus dengan internet dan puluhan surat elektronik dapat diterima dan dikirimkan secara bersama-sama sekaligus. Kelebihan yang lainnya adalah perangkat lunak ini menyediakan fungsi-fungsi penyuntingan dan pembacaan surel secara luring. Dengan demikian biaya koneksi ke internet dapat dihemat.

Etika penggunaan Email atau surat elektronik
Etika dalam surat elektronik sama dengan etika dalam menulis surat biasa. Ada surat elektronik yang isinya formal ada yang informal. Beberapa poin penting:
• Jangan mengirim surat elektronik dengan lampiran (attachment) yang terlalu besar (lebih dari 512 kB). Tidak semua orang mempunyai akses Internet yang cepat, dan ada kemungkinan lampiran tersebut melebihi kapasitas surat elektronik penerima, sehingga akan ditolak mailserver penerima. Selain itu, perhatikan juga bahwa beberapa penyedia surat elektronik juga menerapkan batasan tentang jumlah, jenis, dan ukuran surat elektronik yang dapat diterima (dan dikirim) penggunanya,
• Jangan mengirim lanjut (forward) surat elektronik tanpa berpikir kegunaan bagi orang yang dituju.
• Selalu isi kolom subjek, jangan dibiarkan kosong.
• Dalam mengutip tulisan orang lain, selalu usahakan mengutip seperlunya, jangan mau gampangnya mengutip seluruh tulisan orang itu:
• dalam menjawab surat elektronik orang lain, kutip bagian yang kita tanggapi saja, selain lebih jelas juga tidak memakan waktu / jatah akses penerima,
• dalam mengutip tulisan orang ketiga, ingat hak cipta: kutip sesedikit mungkin dan rujuk ke tulisan aslinya.
• Jangan menggunakan huruf kapital karena dapat menimbulkan kesan anda BERTERIAK.
• Gunakan kata-kata dengan santun. Adakalanya sesuatu yang kita tulis akan terkesan berbeda dengan apa yang sebetulnya kita maksudkan.

Keamanan Email
Keamanan data di surat elektronik tidaklah terjamin dan selalu ada risiko terbuka untuk umum, dalam artian semua isinya dapat dibaca oleh orang lain. Hal ini disebabkan oleh karena surat elektronik itu akan melewati banyak server sebelum sampai di tujuan. Tidak tertutup kemungkinan ada orang yang menyadap surat elektronik yang dikirimkan tersebut.

Surat elektronik dapat diamankan dengan melakukan teknik pengacakan (enkripsi). Salah satu program enkripsi yang populer adalah PGP (Pretty Good Privacy). Dengan memakai PGP maka isi akan dienkrip, dan hanya orang yang tertuju dapat mendekripsi dan membaca surat elektronik tersebut. Kerugiannya adalah membuat repot pihak pengirim dan penerima (karena keduanya harus memiliki program PGP, dan pengirim juga harus memiliki kunci umum penerima, dan melakukan enkripsi pesan dengan kunci tersebut).

Situs Jejaring Sosial
Selain e-mail yang merupakan sarana berkomunikasi surat-menyurat melalui internet, fasilitas berkomunikasi terbaru melalui internet saat ini adalah situs jejaring sosial yang memungkinkan penggunanya berinteraksi melalui konten menarik di dalamnya seperti berbagi foto, status, dan chatting. Situs jejaring sosial merupakan sebuah web berbasis pelayanan yang memungkinkan penggunanya untuk membuat profil, melihat list pengguna yang tersedia, serta mengundang atau menerima teman untuk bergabung dalam situs tersebut. Tampilan dasar situs jejaring sosial ini menampilkan halaman profil pengguna, yang di dalamnya terdiri dari identitas diri dan foto pengguna.
Sejarah
Kemunculan situs jejaring sosial ini diawali dari adanya inisiatif untuk menghubungkan orang-orang dari seluruh belahan dunia.
Situs jejaring sosial pertama, yaitu Sixdegrees.com mulai muncul pada tahun 1997. Situs ini memiliki aplikasi untuk membuat profil, menambah teman, dan mengirim pesan. Tahun 1999 dan 2000, muncul situs sosial lunarstorm, live journal, Cyword yang berfungsi memperluas informasi secara searah. Tahun 2001, muncul Ryze.com yang berperan untuk memperbesar jejaring bisnis. Tahun 2002, muncul friendster sebagai situs anak muda pertama yang semula disediakan untuk tempat pencarian jodoh. Dalam keanjutannya, friendster ini lebih diminati anak muda untuk saling berkenalan dengan pengguna lain. Tahun 2003, muncul situs sosial interaktif lain menyusul kemunculan friendster, Flick R, You Tube, Myspace. Hingga akhir tahun 2005, friendster dan Myspace merupakan situs jejaring sosial yang paling diminati.
Memasuki tahun 2006, penggunaan friendster dan Myspace mulai tergeser dengan adanya facebook. Facebook dengan tampilan yang lebih modern memungkinkan orang untuk berkenalan dan mengakses informasi seluas-luasnya. Tahun 2009, kemunculan Twitter ternyata menambah jumlah situs sosial bagi anak muda. Twitter menggunakan sistem mengikuti – tidak mengikuti (follow-unfollow), dimana kita dapat melihat status terbaru dari orang yang kita ikuti (follow). Tahun 2012,muncul kembali dan menambah kembali situs jejaring sosial untuk semua usia yang bernama Ketiker. Ketiker adalah situs web yang menawarkan jejaring sosial berupa mikroblog sehingga memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan yang disebut post.

Kelebihan
Keberadaan situs jejaring sosial ini memudahkan kita untuk berinteraksi dengan mudah dengan orang-orang dari seluruh belahan dunia dengan biaya yang lebih murah dibandingkan menggunakan telepon.[5] Selain itu, dengan adanya situs jejaring sosial, penyebaran informasi dapat berlangsung secara cepat.[6]
Kelemahan
Kemunculan situs jejaring sosial ini menyebabkan interaksi interpersonal secara tatap muka (face-to-face) cenderung menurun. Orang lebih memilih untuk menggunakan situs jejaring sosial karena lebih praktis. Di lain pihak, kemunculan situs jejaring sosial ini membuat anak muda tidak dapat tidak mengakses internet. Dalam kadar yang berlebihan, situs jejaring sosial ini secara tidak langsung membawa dampak negatif, seperti kecanduan (addiksi) yang berlebihan dan terganggunya privasi seseorang.

Dampak Teknologi pada Bidang Film

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PERFILMAN

Film merupakan salah satu media komunikasi. Arti dari film itu sendiri ialah gambar-hidup, juga sering disebut movie. Film, secara kolektif, sering disebut sinema. Sekarang kita bahas perkembangan dari film, Film pertama kali dipertontonkan untuk khalayak umum dengan membayar berlangsung di Grand Cafe Boulevard de Capucines, Paris, Perancis pada 28 Desember 1895. Peristiwa ini sekaligus menandai lahirnya film dan bioskop di dunia.

Karena lahir secara bersamaan inilah, maka saat awal-awal ini berbicara film artinya juga harus membicarakan bioskop. Meskipun usaha untuk membuat “citra bergerak” atau film ini sendiri sudah dimulai jauh sebelum tahun 1895, bahkan sejak tahun 130 masehi, namun dunia internasional mengakui bahwa peristiwa di Grand Cafe inilah yang menandai lahirnya film pertama di dunia. Pelopornya adalah dua bersaudara Lumiere Louis (1864-1948) dan Auguste (1862-1954). Thomas A. Edison juga menyelenggarakan bioskop di New York pada 23 April 1896. Dan meskipun Max dan Emil Skladanowsky muncul lebih dulu di Berlin pada 1 November 1895, namun pertunjukan Lumiere bersaudara inilah yang diakui kalangan internasional. Kemudian film dan bioskop ini terselenggara pula di Inggris (Februari 1896), Uni Sovyet (Mei 1896), Jepang (1896-1897), Korea (1903) dan di Italia (1905). Sedangkan di Indonesia sendiri, film pertamakali diperkenalkan pada 5 Desember 1900 di Batavia (Jakarta). Pada masa itu film disebut “Gambar Idoep”. Pertunjukkan film pertama digelar di Tanah Abang. Film adalah sebuah film dokumenter yang menggambarkan perjalanan Ratu dan Raja Belanda di Den Haag. Pertunjukan pertama ini kurang sukses karena harga karcisnya dianggap terlalu mahal. Sehingga pada 1 Januari 1901, harga karcis dikurangi hingga 75% untuk merangsang minat penonton. Film cerita pertama kali dikenal di Indonesia pada tahun 1905 yang diimpor dari Amerika. Film-film impor ini berubah judul ke dalam bahasa Melayu. Film cerita impor ini cukup laku di Indonesia. Jumlah penonton dan bioskop pun meningkat. Daya tarik tontonan baru ini ternyata mengagumkan. Film lokal pertama kali diproduksi pada tahun 1926. Sebuah film cerita yang masih bisu. Agak terlambat memang. Karena pada tahun tersebut, di belahan dunia yang lain, film-film bersuara sudah mulai diproduksi.

Perubahan dalam industri perfilman, jelas nampak pada teknologi yang digunakan. Jika pada awalnya, film berupa gambar hitam putih, bisu dan sangat cepat, kemudian berkembang hingga sesuai dengan sistem pengelihatan mata kita, berwarna dan dengan segala macam efek-efek yang membuat film lebih dramatis dan terlihat lebih nyata. Film tidak hanya dapat dinikmati di televisi, bioskop, namun juga dengan kehadiran VCD dan DVD, film dapat dinikmati pula di rumah dengan kualitas gambar yang baik, tata suara yang ditata rapi, yang diistilahkan dengan home theater. Dengan perkembangan internet, film juga dapat disaksikan lewat jaringan superhighway ini. Saat ini tidak hanya berkembang film dengan 2 dimensi (2D) tetapi di era yang penuh dengan perkembangan teknologi dan serba digital sekarang sudah banyak film 3 Dimensi(3D) yang sangat luar biasa. Misalnya contoh film yang kaya dengan teknologi seperti Star Wars,yang 3D contohnya Ice Age 3, Final Destination 3,sekarang aka n ada avatar dalam 3D. Film Avatar yang disutradarai oleh James Cameron. Yang menarik dalam film Avatar adalah penggunaan teknologi terbaru dalam pembuatan film 3 D. Sebagai seorang sutradara yang handal James Cameron menginginkan film yang dibuatnya menggunakan teknologi 3 D yang terbaik sehingga membuat film tersebut jauh lebih baik daripada Star Wars. Dia segera menemui para insinyur Sony untuk meminta mereka membuat sebuah kamera High Definition dengan teknologi 3 D yang mampu untuk mengambil gambar 3 Dimensi tanpa menyebabkan sakit kepala bagi orang yang melihatnya. Dengan demikian, dia membutuhkan kamera dengan teknologi terbaru yang dapat memenuhi keinginannya tersebut. Harapannya tersebut ia sandarkan pada para insinyur-insinyur Sony. Para penonton film 3 D diharuskan untuk menggunakan kacamata polarisasi agar mereka dapat melihat efek tiga dimensi dari Film yang mereka lihat. Dalam film Avatar kacamata polarisasi merupakan sebuah perkemabangan dalam film 3 D yang sebelumnya hanya menggunakan kacamata berlensa merah dan hijau. Berbeda dengan kacamata untuk menonton film 3 D, kacamata polarisasi terlihat bening sama seperti kacamata biasa. Film ini menggunakan teknologi capture information, yang cara membuatnya dengan menggunakan komputerisasi dari image aksi manusia yang sesungguhnya. Film ini menggunakan studio yang merupakan perumpamaan dari planet Pandora tempat dimana setting cerita dilakukan. Sutradara James Cameron membuat film ini dalam 3 D (tiga Dimensi) dengan menggunakan kamera film dengan teknologi terbaru, yang bisa menghasilkan gambar stereoscopic 3 D. Gambar stereoscopic merupakan gambar dimana ketika kita melihat pada layar maka seolah-olah kita merasa bahwa gambar tersebut sangat dekat. Metode pengambilan gambar 3 D stereoscopic pertama kali ditemukan oleh Sir Charles Wheatstone pada tahun 1840. Stereoscopy digunakan banyak dalam photogrammetry serta di dalam dunia entertainment melalui produksi stereograms. Dalam membuat filmnya, James Cameron menggunakan 2 kamera ringan dengan berat hanya 50 pound, teknologi kamera tersebut akan dipadukan dengan menggunakan komputer. Tidak seperti teknologi 3 D yang pernah ada, yang menangkap dot yang ada dimuka manusia untuk membuat perubahan emosi yang direkonstruksi dengan cara digital. Pada pembuatan film avatar pengambilan gambar setiap detailnya akan dianalisa seperti pori-pori dan keriput untuk membantu membuat tokoh yang ditampilkan terlihat lebih nyata dan jelas. Tentu saja semua teknologi tersebut menggunakan bantuan teknologi komputer yang sangat canggih. Teknologi kamera yang digunakan merupakan gabungan dari dua jenis kamera sehingga membuat pengambilan gambar yang dilakukan mampu memberikan perspektif pengambilan gambar manusia dari tiga perspektif. Difilmkan dengan menggunakan 197 kamera sekaligus secara bersamaan, dan real-time.Hal ini tentu saja akan membuat gambar yang diambil menjadi lebih jelas dan lebih baik.

Perkembangan gambar tiga dimensi tidak terlepas dari perkembangan komputer animasi. Animasi komputer merupakan suatu seni untuk membuat gambar bergerak dengan mempergunakan komputer. Tentu saja hal ini membutuhkan teknologi komputer yang cukup canggih. Adapun aplikasi komputer grafis yang digunakan yaitu computer generated imagery (CGI). Beberapa software CGI populer antara lain Art of Illusion (bisa di-download di sourceforce.net), Maya, Blender, dan lain-lain. Software pendukung lainnya adalah :

1. 3D Studio Max 7.0, merupakan software grafik yang memadukan antara Graphic Vector dengan Raster Image, untuk menghasilkan hasil rancangan Virtual Reality atau mendekati keadaan yang sebenarnya.

2. Adobe After Effects 7.0 digunakan untuk membuat berbagai efek pada sebuah animasi.

3. Adobe Premiere Pro 2.0 adalah seri terbaru dari Adobe Premiere. Adobe Premiere Pro 2.0 merupakan program yang sangat popular dalam dunia editing film. Dibuat oleh perusahaan software yang terkenal, yaitu Adobe. Adobe Premiere Pro 2.0 dibuat untuk melakukan editing film dan juga untuk membuat animasi video digital.

4. Adobe Photoshop 9.0 Software Editing Image yang sangat popular. Dibuat dengan fitur lengkap sehingga menghasilkan karya Image yang lebih handal.

Sedangkan Hardware yang digunakan :

1. Kamera Digital

2. Proyektor Untuk menampilkan digital cinema dibutuhkan sebuah proyektor.

Dampak Teknologi Film bagi Penonton dan Industri Film

Bagi penonton:

• Dapat menimbulkan efek imajinasi pada setiap penontonnya. Karena adanya teknologi yang mendukung perfilman dapat memberikan visualisasi dari segela sesuatu yang dianggap tidak mungkin menjadi mungkin.

• Penonton menikmati film merasakan hal yang terjadi pada film tersebut menjadi terasa nyata karena adanya teknologi 3D.

• Memberikan variasi jenis film sehingga film yang dihasilkan menjadi tidak monoton. Seperti mulai munculnya film animasi Toy Story, Finding Nemo, Avatar, dsb.

Bagi Industri Film:

• Menghasilkan film yang berteknologi tinggi dan lebih berkualitas • Para sineas mampu mewujudkan inovasi terbaru karena ada teknologi yang semakin berkembang

• Jika film masuk dalam Box Office maka penghasilan dari film tersebut lebih tinggi

• Memuaskan hasrat penonton yang memiliki imajinasi yang tidak dapat diujudkan di dunia nyata

• Pengeluaran juga akan bertambah untuk memuhi alat-alat canggih berteknologi terbaru agar dapat menghasilkan film berkualitas bagus

• Persaingan yang semakin ketat antar production house yang lainnya

 

sumber: http://ameliabelindasilviana.blogspot.com/2010/10/perkembangan-teknologi-perfilman.html

TV Analog dan TV digital

TV DIGITAL DAN TV ANALOG

1. Pengertian TV Digital dan TV Analog
• TV Digital
Televisi digital (bahasa Inggris: Digital Television, DTV)atau penyiaran digital adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio dan data ke pesawat televisi. TV Digital adalah sebuah perkembangan teknologi di bidang elektronik. TV digital memiliki kualitas gambar yang bagus, spektrum komunikasi lebih hemat. TV Digital bukan berarti pesawat televisinya yang digital, namun lebih kepada sinyal yang dikirimkan adalah sinyal digital atau mungkin yang lebih tepat adalah siaran digital (Digital Broadcasting). Televisi resolusi tinggi atau high-definition television (HDTV), yaitu: standar televisi digital internasional yang disiarkan dalam format 16:9 (TV biasa 4:3) dan surround-sound 5.1 Dolby Digital. TV digital memiliki resolusi yang jauh lebih tinggi dari standar lama. Penonton melihat gambar berkontur jelas, dengan warna-warna matang, dan depth-of-field yang lebih luas daripada biasanya. HDTV memiliki jumlah pixel hingga 5 kali standar analog. Pada sistem digital, siaran gambar yang jernih akan dinikmati sampai pada titik dimana sinyal tidak dapat diterima lagi.
• TV Analog
Televisi analog mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase dan/atau frekuensi dari sinyal. Seluruh sistem sebelum Televisi digital dapat dimasukan ke analog. Sistem yang dipergunakan dalam televisi analog NTSC (national Television System Committee), PAL, dan SECAM.
Kelebihan signal digital dibanding analog adalah ketahanannya terhadap gangguan (noise) dan kemudahannya untuk diperbaiki (recovery) di penerima dengan kode koreksi error (error correction code ). Pada sistem analog, semakin jauh dari stasiun pemancar televisi, sinyal akan melemah dan penerimaan gambar menjadi buruk dan berbayang.
2. Perbedaan TV Digital dengan TV Analog.
Di Indonesia agar segera diluncurkan karena Pemerintah juga berpendapat bahwa teknologi televisi digital lebih efisien dalam penggunaan kanal frekuensi dibandingkan teknologi analog yang selama ini dipergunakan. Berdasarkan master plan televisi yang tengah disusun, pemerintah akan mengalokasikan 14 kanal frekuensi. 10 kanal frekuensi kini telah dialokasikan bagi televisi swasta yang telah beroperasi. Satu kanal untuk TVRI, satu kanal untuk televisi lokal, dan dua kanal untuk televisi digital. Walaupun televisi digital harus banyak melakukan adaptasi terhadap jangkauan yang telah dapat dicapai oleh televisi analog. Penerapan siaran TV digital sebagai pengganti TV analog pada pita UHF dilakukan secara bertahap sampai suatu batas waktu cut-off TV analog UHF yang ditetapkan (2015 di kota besar dan 2020 secara nasional).
Wilayah layanan TV digital penerimaan tetap free-to-air DVB-T sama dengan wilayah layanan TV analog UHF sesuai Keputusan Menteri Perhubungan No. 76 Tahun 2003. Alokasi kanal frekuensi untuk layanan TV digital penerimaan tetap free-to-air DVB-T di Indonesia adalah pada band IV dan V UHF, yaitu kanal 28 – 45 (total 18 kanal) dengan lebar pita masing – masing kanal adalah 8 MHz. Namun, setiap wilayah layanan diberikan jatah hanya 6 kanal, karena 12 kanal lain digunakan di wilayah – wilayah layanan sekitarnya (pola reuse 3 grup kanal frekuensi). TV digital, katanya, memang menuntut keterlibatan banyak pihak, di antaranya perusahaan seluler, sedangkan pemerintah berfungsi untuk melindungi produk TV digital dan sebagai regulator.
Untuk menyusun strategi migrasi ke teknologi digital, pemerintah diusulkan membentuk Komisi Nasional Televisi yang beranggotakan departemen dan kalangan lembaga penyiaran. Pada 2004 diharapkan Komisi ini sudah terbentuk, sehingga sosialisasi dan uji coba televisi digital dapat dilakukan.
Perbedaan yang paling mendasar antara sistem penyiaran televisi analog dan digital terletak pada penerimaan gambar lewat pemancar. Pada sistem analog, semakin jauh dari stasiun pemancar televisi, sinyal akan melemah dan penerimaan gambar menjadi buruk dan berbayang. Sedangkan pada sistem digital, siaran gambar yang jernih akan dapat dinikmati sampai pada titik dimana sinyal tidak dapat diterima lagi.
Perbedaan TV Digital dan TV Analog hanyalah perbedaan pada sistim tranmisi pancarannya, kebanyakan TV di Indonesia, masih menggunakan sistim analog dengan cara memodulasikannya langsung pada Frekwensi Carrier, Sedangkan pada Pada sistim digital, data gambar atau suara dikodekan dalam mode digital (diskret) baru di pancarkan.
Orang awam pun dapat membedakan dengan mudah, jika TV analog signalnya lemah (semisal problem pada antena) maka gambar yang diterima akan banyak ‘semut’ tetapi jika TV Digital yang terjadi adalah bukan ‘semut’ melainkan gambar yang lengket seperti kalau kita menonton VCD yang rusak. Kualitas Digital jadi lebih bagus, karena dengan Format digital banyak hal dipermudah. Siaran TV Satelit Dulu memakai Analog. Sekarang sudah banyak yang digital. Tidak semua TV satelit memakai sistim Digital. Di beberapa satelit Arab banyak yang memakai mode analog. Sebenarnya untuk menerima siaran digital untuk TV yang analog tidaklah terlalu mahal. Receiver ini hanya tinggal pasang antena dan kemudian AV nya colokkan ke TV. Untuk siaran TV satelit namanya DVB-S (Digital Video Broadcasting – Satelite). Sedangkan untuk di daratan namanya DVB-T(Digital Video Broadcasting – Terresterial). Jika anda melihat Indosiar atau Metro TV atau RCTI melalui satelit anda bisa melihat siaran TV Digital. Tidak Harus plasma, Tidak harus HD, karena stasiun TV Nasional masih memakai SDTV meskipun mereka memancarkan secara digital lewat satelit Dengan memakai TV 14 inchi yang paling murahpun anda bisa menonton TV digital. Sedangkan jika anda membeli TV LCD, hampir semua bisa menerima signal Digital tanpa alat tambahan karena sudah dilengkapi dengan receiver digital.
Dampak yang timbul akibat adanya sistem siaran digital televisi Indonesia
Dampak langsung hadirnya TV digital adalah masyarakat makin punya banyak pilihan program. Saat ini saja, pemirsa di wilayah Surabaya dan sekitarnya bisa menangkap 21 kanal televisi analog, yaitu TVRI ditambah 10 televisi swasta nasional, yaitu RCTI, SCTV, Indosiar, ANTN, TPI/MNC, TV One, Metro TV, Trans TV, Trans7, dan Global TV. Ditambah lagi 10 televisi lokal, yaitu JTV, SBO, TV Anak, Arek TV, BCTV, BBS TV, TV9, MHTV dan MNTV. Belum lagi jika pemerintah nanti membuka peluang pihak swasta bermain di televisi digital.
Munculnya TVRI Digital diharapkan bisa menjadi penyeimbang dominasi televisi swasta nasional yang selalu disetir rating dan selera pasar. TVRI diharapkan bisa meraih kembali kepercayaan publik dengan menyuguhkan program-program berkualitas yang dibutuhkan publik. Publik butuh alternatif karena mereka sebenarnya jenuh dengan tayangan televisi swasta yang banyak menonjolkan kekerasan, mistik, seksualitas dan gaya hidup hedonis.
Siaran digital juga membuat tayangan gambar serta suara lebih jernih dan jelas meski alat penerima dalam keadaan bergerak. Layar kaca kita juga bisa diselipi berbagai fitur data dan informasi, seperti ramalan cuaca, info bursa saham, serta tampilan seluruh jadwal acara berikut sinopsis program tertentu dalam Electronics Program Guide (EPG).
Namun dibalik berbagai kelebihan yang dimilikinya, televisi digital ternyata juga memberikan dampak negatif bagi pemirsanya. Sedikit ketidaknyamanan yang mau tidak mau harus diterima dengan peralihan ke TV digital ini adalah:
• Perlunya pesawat TV baru atau paling tidak kita perlu membeli TV Tuner baru yang harganya bisa dibilang cukup mahal. Hal tersebut akan menimbulkan dampak yang besar, mengingat hampir seluruh komponen pertelevisian di Indonesia masih menggunakan komponen analog, sehingga kemajuan tekhnologi televisi digital ini dapat mematikan usaha-usaha kecil yang selama ini telah ada. Karenanya hal ini mewajibkan Pemerintah untuk mensosialisasikan lebih rinci kepada masyarakat.
• Mahalnya perangkat transmisi dan operasional broadcast berbasis tehnologi digital merupakan persoalan tersendiri bagi kemampuan industri televisi di Indonesia. Bagaimanapun untuk bisa menyiarkan program secara digital, perangkat pemancar memang harus diganti dengan perangkat baru yang memiliki sistem modulasi frekuensi secara digital. Untuk mem-back up operasional sehari-hari saja dengan tingkat persaingan antar sesama radio dan televisi swasta nasional saja sudah sangat berat, apalagi untuk harus mengalokasikan sekian persen pemasukan iklan untuk digunakan bagi digitalisasi. Selain itu, dalam masa transisi, stasiun televisi harus siaran multicast atau operasional di dua saluran secara paralel: analog dan digital, karena tetap memberi kesempatan pada masyarakat yang belum dapat membeli televisi digital.
• Sistem pemrosesan sinyalnya. Pada sistem digital, karena diperlukan tambahan proses misalnya Fast Fourier Transform (FFT), Viterbi decoding dan equalization di penerima, maka TV Digital ini akan sedikit terlambat beberapa detik dibandingkan TV Analog. Ketika TV analog sudah menampilkan gambar baru, maka TV Digital masih beberapa detik menampilkan gambar sebelumnya.
• Bagaimana soal akses pada jaringan media serta kondisi sistem akses itu sendiri. Persoalan seperti pengaturan decoder TV digital maupun content media menjadi layak kaji dalam hal ini. Dan akses pada spektrum frekuensi
• Bagaimanapun pada era penyiaran digital telah terjadi konvergensi antarteknologi penyiaran (broadcasting), teknologi komunikasi (telepon), dan teknologi internet (IT). Dalam era penyiaran digital, ketiga teknologi tersebut sudah menyatu dalam satu media transmisi. Dengan demikian akses masyarakat untuk memperoleh ataupun menyampaikan informasi menjadi semakin mudah dan terbuka
• Terjadinya migrasi dari era penyiaran analog menuju era penyiaran digital, yang memiliki konsekuensi tersedianya saluran siaran yang lebih banyak, akan membuka peluang lebih luas bagi para pelaku penyiaran dalam menjalankan fungsinya dan dapat memberikan peluang lebih banyak bagi masyarakat luas untuk terlibat dalam industri penyiaran ini.
• Momentum penyiaran digital dapat membuka peluang yang lebih banyak bagi masyarakat dalam meningkatkan kemampuan ekonominya. Peluang usaha di bidang rumah produksi, pembuatan aplikasi-aplikasi audio, video dan multimedia, industri senetron, film, hiburan, komedi dan sejenisnya menjadi potensi baru untuk menghidupkan ekonomi masyarakat.

Prospek masa depan penyiaran televisi di Indonesia dikaitkan dengan adanya digitalisasi sistem siaran televisi.
Pesawat TV analog tidak akan bisa menerima sinyal digital, maka diperlukan pesawat TV digital yang baru agar TV dapat menggunakan alat tambahan baru yang berfungsi mengubah sinyal digital menjadi analog. Perangkat tambahan tersebut disebut dengan decoder atau set top box (STB). Proses perpindahan dari teknologi analog ke teknologi digital akan membutuhkan sejumlah penggantian perangkat baik dari sisi pemancar TV-nya ataupun dari sisi penerima siaran.
Pada saat pemerintah memulai siaran digital yang berbasis terrestrial perlu dilakukan proses transisi migrasi dengan meminimalkan risiko kerugian khusus yang dihadapi baik oleh operator TV (Broadcasters) maupun masyarakat. Resiko kerugian khusus yang dimaksud adalah informasi program ataupun perangkat tambahan yang harus dipasang. Bila perubahan diputuskan untuk dilakukan maka perlu dilaksanakan melalui masa ‘Simulcast’, yaitu masa dimana sebelum masyarakat mampu membeli pesawat penerima digital dan pesawat penerima analog yang dimilikinya harus tetap dapat dipakai menerima siaran analog dari pemancar TV yang menyiarkan siaran TV Digital.
Masa transisi diperlukan untuk melindungi puluhan juta pemirsa (masyarakat) yang telah memiliki pesawat penerima TV analog untuk dapat secara perlahan-lahan beralih ke teknologi TV digital dengan tanpa terputus layanan siaran yang ada selama ini. Selain juga melindungi industri dan investasi operator TV analog yang telah ada, dengan memberi kesempatan prioritas bagi operator TV eksisting.
Keuntungan memberikan prioritas kepada operator TV eksisting adalah mereka dapat memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun, seperti studio, tower, bangunan, SDM dan lain sebagainya. Selain itu karena infrastruktur TV digital terrestrial relatif jauh lebih mahal dibandingkan dengan infrastruktur TV analog, maka efisiensi dan penggunaan kembali fasilitas dan infrastruktur yang telah dibangun menjadi sangat penting.
Untuk membuka kesempatan bagi pendatang baru di dunia TV siaran digital ini, maka dapat ditempuh pola Kerja Sama Operasi antar penyelenggara TV eksisting dengan calon penyelenggara TV digital. Sehingga di kemudian hari penyelenggara TV digital dapat dibagi menjadi “network provider” dan “program / content provider”.
Jika kanal TV digital ini diberikan secara sembarangan kepada pendatang baru, selain penyelenggara TV siaran digital terrestrial harus membangun sendiri infrastruktur dari nol, maka kesempatan bagi penyelenggara TV analog eksisting seperti TVRI, 5 TV swasta eksisting dan 5 penyelenggara TV baru untuk berubah menjadi TV digital di kemudian hari akan tertutup karena kanal frekuensinya sudah habis.
Digitalisasi otomatis bisa menghemat penggunaan frekuensi sehingga memungkinkan dibukanya peluang pendirian stasiun televisi baru dengan konten yang lebih kreatif, menarik, dan bervariasi. Sejak 2008, pemerintah telah mengeluarkan moratorium atau penghentian pengajuan izin baru televisi. Ini karena rasio ketersediaan kanal dan pengajuan izin televisi sangat tidak berimbang. Banyak televisi nasional maupun lokal yang tak bisa mendapatkan izin frekuensi di wilayah layanan tertentu karena keterbatasan kanal.
Yang mengkhawatirkan, hadirnya televisi digital tentu akan memperkeras persaingan. Kompetisi antar televisi analog yang di berbagai kota besar jumlahnya mencapai 15-20-an stasiun itu saja sudah berat dalam merebut kue iklan. Apalagi ditambah pemain baru di ranah digital.
Belum lagi, sesuai Permenkominfo No 39 Tahun 2009 tentang Kerangka Dasar Penyelenggaraan Penyiaran Televisi Digital, pemegang izin penyiaran analog sudah harus mengembalikan frekuensinya paling lambat akhir Desember 2017. Padahal, tidak ada jaminan mereka mendapat kanal frekuensi digital. Bagi televisi yang sudah untung tidak masalah. Persoalannya, masih banyak televisi merugi, terutama stasiun-stasiun televisi lokal, akibat tak berjalannya Sistem Siaran Jaringan (SSJ).
Solusi yang mengemuka saat ini, pemberian frekuensi digital (network provider) melalui beauty contest akan diprioritaskan pada para eks pemegang izin analog (eksisting) secara proporsional. Bagi pemain eksisting yang tak kebagian peran sebagai network provider dan berkeinginan menjadi content provider saja akan diberikan kompensasi berupa keringanan pembayaran jasa pemanfaatan jaringan selama masa tertentu.
Tentu saja, solusi tersebut masih wacana karena banyak regulasi pendukung digitalisasi penyiaran televisi yang belum dibuat. Yang terpenting, semua pihak harus sadar bahwa migrasi digital ini harus diarahkan pada tujuan penyehatan industri penyiaran nasional. Sebab, bisa dipastikan lembaga penyiaran yang merugi dan sakit hanya akan melahirkan program-program sampah dan menjerumuskan publik.

Ika Rani Rievalin
153090283

Sumber:
http://nickyhaeriani.blog.com/tv-digital-vs-tv-analog/feed/
http://kpid-jatimprov.go.id/icon/favicon.ico
http://id.wikipedia.org/favicon.ico

Previous Older Entries